METODOLOGI TAFSIR DALAM AL-QUR’AN Oleh: Kaharuddin, Muh. Jauhari Institut Agama Islam (IAI) IAI Muhammadiya Bima kahar@azzamgmail.com,jauharibancang@gmail.com Abstrak: Al-Qur’an merupakan kalam Allah SWT yang mu’jiz diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, dengan perantara malaikat jibril yang tertulis dalam
Mohammad Mufid Muwaffaq 17/12/2019. Pecihitam.org – Lafad Khass (khusus) berlawanan dengan lafad ‘amm (umum). Lafad Khass adalah lafad yang menunjukan makna khusus. Para ulama berbeda dalam mendefinisikan Khass. Manna al-Qattan mendefinisikan lafad Khass sebagai lafad yang tidak menghabiskan semua apa yang pantas baginya tanpa ada pembatasan.
Ini adalah kaidah yang sangat penting dalam syari’at Islam secara umum dan dalam beramar ma’ruf dan nahi mungkar secara khusus, maksudnya ialah seseorang yang beramar ma’ruf dan nahi mungkar ia harus memperhatikan dan mempertimbangkan antara maslahat dan mafsadat dari perbuatannya tersebut, jika maslahat yang ditimbulkan lebih besar dari
Dalam konteks ini, Nun Taukid Khafifah tidak diikuti oleh huruf shaddah (tasydid). Contoh penggunaan Nun Taukid Khafifah dalam Al-Qur’an: إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ. (Surat Al-Qadr, ayat 1) Ayat ini diterjemahkan sebagai, “Sesungguhnya Kami menurunkannya pada malam kemuliaan.”.
Contoh penerapan qiyas dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut: 1. Masalah hukum merokok. Dalam Al-Quran dan Hadits tidak terdapat larangan merokok. Namun, terdapat larangan untuk merusak tubuh dan kesehatan. Oleh karena itu, qiyas dapat digunakan untuk mengambil kesimpulan bahwa merokok hukumnya haram karena dapat merusak tubuh dan
Contoh Fa’il dalam al Quran al Mulk 10. Fail pertama dari al-Mulk ayat 10 sama dengan ayat 9. Fa’il yang kedua dan ketiga berupa dhomir mustatir, takdirnya نحن yang terdapat pada fiil mudhorik نَسْمَعُ dan نَعْقِلُ. Demikian contoh fa’il dalam al Quran surah al Mulk 1-10. Semoga bisa mengasah ketrampilan kita dalam
Dakwah Habib di Pekalongan (foto: nuonline) Banyak orang yang tak paham bahwa amar makruf nahi munkar dan dakwah ada dalam satu tarikan nafas yang sama. Kedua-keduanya memiliki hubungan keterkaitan yang sangat erat. Untuk menguatkan tesis ini, apa yang pernah disampaikan Fakruddin al-Razi dalam Tafsir Mafatih al-Ghaib penting dikemukakan di sini.
dijadikan patokan hukum bagi juz'i yang diambil dari landasan kulli yaitu Al-Qur'an dan as-Sunnah. Oleh karena itu aturan Ushuliyyah bisa dikatakan istinbathiyah atau aturan lughawiyah.6 Penggunaan aturan ushuliyah hanya digunakan sebagai cara untuk memperoleh bukti hukum dan hasil hukum. Misalnya penetapan hukum amr, nahi dan sebagainya serta
Dengan demikian ayat ini bersifat qath’i al-dalalah maksudnya bahwa had zina itu seratus kali dera, tidak lebih, dan tidak kurang.6 Sedangkan ayat yang mengandung hukum zhanni adalah lafadz lafadz yang dalam al-Qur’an mengandung pengertian lebih dari satu dan memungkinkan untuk di-ta’wilkan.7 Nash yang zhanni dilalahnya yaitu nash yang
masalah tentang hutang, dijelaskan dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah 2:282 Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermu'amalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu
VjmurS5.